Everything news in here

Design your theme
Latest Posts
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Kapolda Bali Irjen Pol Hadiatmoko membenarkan setelah melakukam pemeriksaan CCTV Hotel Westin dan diketahui bahwa pria yang mirip Gayus Tambunan menginap di hotel tersebut.
"Kami sudah mengambil rekaman CCTV dan daftar buku tamu yang menginap di Hotel Westin, serta manifes penumpang pesawat di Bandar Udara Ngurah Rai," kata Hadiatmoko seusai peringatan HUT ke-65 Brimob di Tohpati, Denpasar, Minggu.
Dari pemeriksaan yang dilakukan Tim Mabes Polri dan Cyber Ditreskrim Polda Bali terhadap bukti-bukti yang didapatkan, pria mirip Gayus memang menginap di hotel bintang lima tersebut.
"Memang benar ada pria mirip Gayus menginap di hotel itu tetapi memakai nama samaran," kata mantan Wakabareskrim.
Saat didesak untuk mengungkapkan identitas lebih jauh pria tersebut, Kapolda enggan menyebutkan karena itu dianggap bukan kewenangannya.
Kapolda hanya mengatakan bahwa pria tersebut menggunakan nama lain saat menginap. "Yang pasti ada, cuma saya tidak berani menyebut nama lain pria itu karena itu wewenang Mabes Polri yang melakukan penyeliidikan dan penyidikan," katanya.
Tim Cyber Ditreskrim Polda Bali sifatntya hanya membantu dan sampai saat ini pihaknya belum mendapat hasil akhir pemeriksaan dari Tim Mabes Polri.
Dikatakan Kapolda, pemeriksaan terhadap bukti-bukti seperti rekaman CCTV sudah berakhir Sabtu (13/11).
Namun hasil akhirnya hingga kini belum diketahui karena masih didalami lagi di Mabes Polri.
Dikatakan Hadiatmoko, sejak Jumat (12/11) pihaknya membantu tim Mabes Polri beranggotakan enam orang guna melakukan penyelidikan di hotel bintang mewah itu.
Kapolda Hadiatmoko menegaskan pria mirip Gayus tersebut sejauh penyelidikannya menginap di Westin Nusa Dua dan tidak di hotel lainnya.
Sementara pihak Hotel Westin dikonfirmasi terkait adanya tamu mirip Gayus menginap di hotel tersebut, hal itu sepenuhnya wewenang kepolisian.
"Yang pasti kami sudah memberikan semua data-data yang diperlukan kepolisian seperti buku tamu, rekaman CCTV, soal hasil pemeriksaan itu wewenang kepolisian," ujar Director Marketing Communication Hotel Westin Rainata Tjoa kepada wartawan.
[ Read More ]

Stok beras sebanyak 24 karung atau seberat 1,2 ton yang tersisa di gudang penyimpanan bantuan bagi korban banjir bandang di Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat, telah habis didistribusikan ke korban. Sementara, tambahan bantuan dari Manokwari, ibu kota Papua Barat, belum tiba.
Asisten III Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama Eka Wosiri, Minggu (14/11/2010), mengatakan tambahan bantuan beras telah dikirimkan dari Manokwari pada hari Sabtu (13/11/2010). Rencananya kapal perintis Delta Mas yang mengangkut beras berikut bantuan lainnya tersebut akan tiba di Wasior pada Minggu malam atau Senin (15/11/2010) pagi.
Namun, Eka belum mengetahui persis jumlah bantuan makanan yang dikirimkan dari Manokwari. Sebagian besar bantuan makanan memang masih menumpuk di Manokwari dan belum dikirimkan ke Wasior karena di sana masih ada sekitar 6.000 pengungsi asal Wasior.
Saat stok bantuan menipis, bantuan dari masyarakat di berbagai kota di Indonesia terus mengalir ke Wasior. Diantaranya , Yayasan Science Study Group dari Jakarta dan Himpunan Mahasiswa Papua di Yogyakarta. Diantara banyaknya bantuan yang diserahkan, terdapat bantuan beras sedikitnya lima ton, gula, dan susu. 
"Pengiriman bantuan ke Wasior butuh waktu lama. Kapal yang mengangkut barang ini dari Surabaya harus ke Jayapura dan Nabire dulu sebelum ke Wasior. Jadi bantuan yang dikirim dari Yogyakarta satu minggu lalu baru tiba di Wasior hari ini," kata Aldebert Rumaikewi, Koordinator Himpunan Mahasiswa Papua di Yogyakarta.
[ Read More ]

Amerika Serikat dan Indonesia akan memperluas kerjasama dalam bidang ekonomi, keamanan dan perubahan iklim.
Presiden kedua negara mengumumkan hal ini dalam konferensi pers bersama di istana negara Jakarta, Selasa (9/11).
Obama mengatakan Amerika Serikat dan Indonesia akan memperluas hubungan perdagangan dan meningkatkan kemakmuran.
Dia juga mengkritik pemilu baru-baru ini di Birma sebagai pemilu yang tidak bebas dan adil serta menyerukan pembebasan pemimpin pro demokrasi Aung San Suu Kyi yang dikenai tahanan rumah.
Hari Rabu (10/11) menurut rencana Obama juga akan memberikan pidato di mesjid terbesar di Asia Tenggara, mesjid Istiqlal.
Namun begitu, Gedung Putih mengatakan presiden kemungkinan harus mempersingkat kunjungannya beberapa jam karena khawatir debu Gunung Merapi bisa menggangu penerbangan.

Pidato di Istiqlal

Bekerja keras memperbaiki hubungan dengan masyarakat Muslim, namun beberapa "kesalahpahaman dan ketidakpercayaan" kemungkinan besar masih tetap ada.
Presiden Obama
Menurut para pengamat mengatakan kalau memang acara itu jadi berlangsung, ini merupakan pidato paling penting Obama kepada dunia Muslim sejak dia berpidato di Kairo, Juni 2009.
Pengamat masalah Islam, Roger Hardy, mengatakan pidatonya di Kairo mendapat sambutan hangat karena Obama menawarkan "awal baru" berdasarkan "kepentingan bersama dan saling menghormati".
Berbicara di Jakarta, Obama mengatakan dia bekerja keras memperbaiki hubungan dengan masyarakat Muslim, namun memperingatkan bahwa beberapa "kesalahpahaman dan ketidakpercayaan" kemungkinan besar masih tetap ada.
[ Read More ]

Posisi terdakwa kasus mafia hukum, Gayus Tambunan sangat penting untuk membongkar jaringan mafia yang lebih besar. Sehingga, keberadaan Gayus harus dilindungi.

Demikian disampaikan oleh Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD usai diskusi 'Jaksa Agung dalam Kandungan' di Jakarta, Sabtu 13 November 2010.

"Menurut saya, kasus Gayus harus dibongkar ke akar-akarnya. Yang dikorbankan bukan Gayus," kata Mahfud.

"Gayus harus diselamatkan, jangan sampai dia habis, meninggal yang akan menghilangkan kasusnya. Kan kalau di film-fil India banyak yang seperti itu."

Minggu lalu, Gayus yang ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok kembali berulah.

Terdakwa mafia hukum itu menyuap Kepala rumah tahanan Mako Brimob, Kompol Iwan Siswanto  sebesar Rp368 juta dan bawahannya untuk mendapat keistimewaan bisa keluar-masuk tahanan.

Terkait hal itu, Mahfud yakin keluar-masuknya Gayus dengan mudah dari tahanan tak hanya melibatkan Kompol Iwan saja.

Dia mengatakan peristiwa itu pasti melibatkan banyak pihak. "Jaringannya lebih luas dari itu. Ini jaringannya bukan hanya Gayus dan Karutan, Kompol Iwan," kata dia.

Namun demikian, Mahfud memberikan apresiasinya kepada Kapolri, Komjen Pol Timur Pradopo yang dia nilai cepat melakukan tindakan tegas terhadap bawahannya yang dinilai bersalah. "Tindakan Kapolri cepat dan tepat dalam hal ini," kata dia.

Mahfud menambahkan, cepatnya tindakan Timur itu menunjukkan Kapolri baru itu tidak tersandera oleh kepentingan tertentu.

"Kita tidak banyak tahu kiprah Timur, karena itu dia telah lakukan reaksi tepat. Timur orang yang datang dari luar lingkaran elit, dulu dia orang pinggiran," kata dia.

Selain itu, dia mengatakan kasus Gayus itu tak perlu ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. "Saya kira Pak Timur bisa, tidak ada catatan Timur tersandera. Ini kesempatan bagi dia," kata Mahfud.
[ Read More ]

Pemeriksaan terhadap mantan Kepala Rumah Tahanan Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, Kompol Iwan Siswanto, akan dilanjutkan Selasa 16 November 2010 nanti. Menurut pengacaranya, Iwan akan dikonfrontir dengan Gayus Tambunan, tahanan rutan yang diduga bisa pelesir sampai ke Bali.

"Pemeriksaan berikutnya, kata penyidik hari Selasa. Rencana mau dikonfrontir dengan Gayus," kata pengacara Iwan, Burhan Bangun, saat dihubungi Sabtu, 13 November 2010.

Dia mengatakan tim pengacara sempat mengajukan protes kepada Mabes Polri, pasalnya penyidik menyatakan kliennya langsung akan disidang kode etik. Sidang itu dijadwalkan hari ini. "Saya bilang kok cepat sekali. Memang itu internal kepolisian, tapi kan harus ada putusan dari pengadilan," kata dia.

Namun demikian, dia mengaku belum mengetahui apakah hari ini Iwan jadi disidang kode etik profesi oleh tim dari Divisi Profesi dan Pengamanan. "Saya belum tahu apakah memang hari ini Pak Iwan bebar-benar disidang di Propam," kata dia.

Kemarin, Iwan telah diperiksa secara maraton oleh tim Propam sejak Jumat dinihari. Akibatnya, Kompol Iwan mengalami stres hingga terkulai lemas. "Iwan pusing. Stres, tapi tidak sampai pingsan, hanya terkulai di bangku saja," kata Burhan Bangun.

Dia menambahkan, kondisi Iwan yang tertekan itu juga disebabkan oleh sempitnya ruangan yang pakai untuk pemeriksaan. "Ruangannya kan sempit hanya cukup dua pengacara saja," kata dia.

Iwan diduga menerima suap dari terdakwa kasus mafia hukum, Gayus Tambunan. Dalam pemeriksaan dia mengaku mendapat uang dari Gayus sebesar Rp368 juta. Iwan dan delapan anak buahnya ditetapkan sebagai terperiksa karena dinilai melanggar kode etik profesi dan sekaligus ditetapkan sebagai tersangka karena menerima suap untuk memberi keistimewaan kepada terdakwa kasus mafia pajak itu.
[ Read More ]

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menilai pertemuan Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik atau APEC di Yokohama, Jepang tetap penting dan relevan meski saat ini ada Forum G20, ASEAN-East Asia Summit, dan lainnya.

"Kebersamaan APEC hasilnya nyata, ada peningkatan volume perdagangan, penurunan tarif, dan sebagainya," kata Presiden SBY dalam konferensi pers setiba di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Sabtu 13 November 2010 tengah malam.

Mengenai apakah APEC harus melahirkan kesepakatan baru di luar Bogor Goals, Presiden menegaskan hal itu tidak perlu. Kesepakatan Bogor yang dihasilkan dalam KTT APEC di Bogor, Jawa Barat, pada 1994, masih relevan dan meaningfull. "Tidak perlu ada goals baru, jalankan saja Bogor Goals itu secara baik," tutur SBY.

Situasi global memang sudah berubah sejak Bogor Goals dicetuskan. Untuk itu, dalam forum APEC di Yokohama tersebut Presiden mengusulkan beberapa solusi tentang apa yang harus dilakukan APEC.

Solusi yang ditawarkan itu antara lain soal kelanjutan perdagangan dan investasi bebas. Selan itu, isu lain yang penting dibahas adalah capacity building, memfasilitasi negara-negara berkembang untuk tumbuh secara baik, konektivitas kawasan, human security, dan perubahan iklim.

Presiden selanjutnya menunjuk Wapres Boediono untuk mewakili Indonesia melanjutkan keikutseertaan dalam sesi pembahasan di KTT APEC Yokohama. Boediono bertolak ke Jepang Sabtu tengah malam. Wapres juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin Asia Pasifik.
[ Read More ]

Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin, meminta Presiden Amerika Serikat Barack Obama untuk merealisasikan janji untuk membuka hubungan baru dengan dunia Islam.

“Yang paling penting bagaimana dia merealisasikan janji-janjinya,” kata Din di Jakarta, Minggu, 14 November 2010.

Menurut Din, sejak Obama menyampaikan janji di Kairo pada 1,5 tahun lalu, belum ada realisasinya sampai sekarang. Dan pernyataan itu diulang lagi saat Obama berkunjung ke Jakarta baru-baru ini.

Din yang juga Ketua Presidium Inter Religious Council ini menilai komitmen dan janji Obama untuk membuka hubungan baru dengan dunia Islam sebagai hal yang positif. “Saya menyambut dengan baik.”

Beberapa waktu lalu, Din mengatakan bahwa dirinya menyesalkan tidak adanya pertemuan antara Obama dan tokoh Islam serta tokoh lintas agama saat berada di Jakarta. Padahal, Presiden AS ini mempunyai keinginan untuk memperkokoh persahabatan dengan dunia Islam.
[ Read More ]