Everything news in here

Design your theme
Latest Posts
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

London-Situs jejaring sosial Facebook kemungkinan besar akan meluncurkan layanan emailnya hari ini. Tak seperti biasanya layanan baru Facebook ini kabarnya akan diluncurkan pada pertemuan puncak web 2.0 di San Fransisco, Amerika Serikat bukan di markas Facebook di Palo Alto. 
Menurut blog berita sosial media Mashable, peluncuran layanan email ini tidak terlepas dari sulitnya mengelola dan menata sistem pesan di Facebook saat ini. Para pemilik akun kesulitan mengirim pesan kepada mereka yang tidak bergabung di facebook, sistem ini juga sangat sederhana hingga tak bisa meneruskan surat (forwarding) atau menempelkan berkas (attachments).
"Bila Facebook ini mengalahkan Google, maka mereka harus mengubah sistem pesan menjadi e-mail. Kemungkinan hari Senin kita akan melihatnya," tulis Mashable.
Proyek email faceebook ini kabarnya telah dimulai sejak Februari lalu. Adalah Michael Arrington dari TechCrunch yang menyebutnya pertama kali. Secara internal, proyek ini disebut Proyek Titan atau "Gmail killer".
Sebelumnya, menurut situs techcrunch.com, layanan email di Facebook akan diluncurkan hari ini, Senin (15/11). Para pemilik akun facebook akan mendapat alamat email personal @facebook.com."Dan layanan email ini akan mulai diluncurkan Senin, ada banyak potensi dalam layanan tersebut," kata penulis techcrucnh, Jason Kincaid.
Email Facebook ini akan berintegrasi dengan laman pengguna. Mereka akan langsung terhubung dengan teman persis seperti dalam situs Facebook. Jika memang akan diluncurkan besok, maka email facebook akan langsung meyalip para raksasa pemilik layanan email. Di antaranya hotmail yang punya 361 juta pengguna, Yahoomail yang memiliki 273 juta pengguna dan Gmail yang punya 193 juta pengguna.
Facebook yang didirikan oleh Mark Zuckerberg. Dia membangun Facebook dari kamar kostnya saat dia masih menjadi mahasiswa Harvard University. Saat ini tercatat lebih dari 500 juta orang memiliki akun di Facebook.
Facebook belum berkomentar secara resmi soal layanan email ini.
[ Read More ]

Militan Taliban menyerang pos militer NATO tak jauh dari bandar udara Jalalabad, Afghanistan Timur.
Pasukan internasional pimpinan NATO, ISAF mengatakan serangan atas salah satu pos luar kemiliteran mereka itu berlangsung selama dua jam.
Delapan militan dengan satu diantaranya mengenakan sabuk bom bunuh diri tewas. Taliban sudah mengakui bahwa merekalah yang berada di belakang serangan tersebut.
Kejadian ini diikuti oleh sebuah ledakan bom sepeda motor di provinsi Kunduz yang menewaskan dua polisi dan enam orang warga biasa, demikian penjelasan pejabat setempat.
Serangan yang dilakukan di sebuah pasar yang ramai itu juga melukai delapan belas lainnya. Serangan itu kemungkinan ditujukan kepada pemimpin milisi lokal di distrik Emam Sehab.

Hujan peluru

Serangan di dekat bandar udara Jalalabad terjadi mulai pukul 0530 waktu setempat. Ini merupakan serangan kedua dalam enam bulan terhadap daerah itu.
Saksi mata mengatakan mereka mendengar suara ledakan dan melihat asap hitam membubung dari wilayah pertempuran.
Pernyataan ISAF menyebutkan Pos Operasi Behsud ''dihujani tembakan senjata ringan dari sejumlah anggota kelompok perlawanan yang belum jelas''.
Mereka berhasil masuk bandar udara. Beberapa diantara mereka meledakkan diri
Zabihullah Mujahid
Dikatakan serangan itu berhasil dihalau oleh pasukan ISAF dan Afghanistan tanpa jatuh korban. Helikopter juga sempat dimintai bantuannya.
Tak lama kemudian sebuah wilayah pemukiman tak jauh dari tempat kejadian dihujani peluru, kata saksi mata, dan sejumlah mayat tampak bergelimpangan.
Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan 14 pembom bunuh diri terlibat dalam serangan tersebut.
''Mereka berhasil masuk bandar udara. Beberapa diantara mereka meledakkan diri,'' demikian kantor berita Prancis, AFP mengutip dirinya.
ISAF mengatakan empat penyerang menyaru dengan mengenakan seragam pasukan Afghanistan.
Serangan itu terjadi sehari setelah sebuah bom mobil digunakan untuk menyerang iring-iringan pasukan ISAF di Kabul.
[ Read More ]

Anda tertarik memiliki perangkat untuk membaca buku-buku digital? Tak perlu buang-buang uang terlalu banyak untuk membeli produk buatan perusahaan kaya raya. Dengan harga 1,2 juta saja, kini Anda dapat memiliki KomodoPAD buatan anak bangsa.
Berbeda dengan iPad besutan Apple, KomodoPAD menggunakan sistem operasi Android 1.7. Prosesor VIA VT8505 berkecepatan 300MHz, Memori DDR2 128MB, media simpan sebesar 2GB, serta slot ekspansi hingga 16GB tersedia di sana.
Layar 7 inci dengan resolusi 800×480 disediakan lengkap dengan konektor untuk microphone serta speaker 8Ω/1W. Sebuah port mini USB 2.0 dan konektivitas WiFi 802.11b/g disediakan.
Menurut Michael S. Sunggiardi pada akun Facebook-nya, KomodoPAD menggunakan baterai lithium-ion polymer 1800mAh/7.4v. Baterai ini membuat perangkat berdimensi 230 x 137 x 13 milimeter dapat bekerja selama 2 jam ataupun standby selama 3 jam.
"Sudah bisa dibeli NOW … cuma nggak pake launching-launching-an, karena produk ini masih yang low end dan dikhususkan untuk jadi Sabaktronik," kata Opa Michael.
[ Read More ]

Thales, sebuah perusahaan yang memproduksi radio komuikasi militer, menggunakan ajang Indo Defense 2010 di Pekan Raya Jakarta, untuk mempromosikan produk barunya yang bernama Watcher. Produk tersebut merupakan radio komunikasi dengan sistem remote control yang mampu terhubung dengan seluruh jaringan radio Thales yang dipergunakan di medan perang.

Inovatif dan mudah dipergunakan, Watcher berfungsi untuk membantu para tentara untuk mengetahuib kondisi lapangan dengan lebih baik sekaligus memungkinkan mereka berkomunikasi satu sama lain selama bergerak. Inovasi yang cerdas ini semakin memantapkan posisi Thales sebagai penyedia sistem radio komunikasi di medan perang yang mampu memberikan segala solusi bagi permasalahan.

Saat ini, militer dituntut untuk mampu terlibat edan menangani segala macam misi, mulai dari misi kemanusiaan hingga pertempuran hebat di medan perang. Sistem komunikasi taktis mampu membantu menjalankan segala misi tersebut, membuat pengadaannya menjadi krusial di tengah tuntutan militer yang makin tinggi.

Sangat mudah dibawa dan digunakan, Watcher memungkinkan segala macam jenis komunikasi di medan perang serta mampu memastikan kesinambungan komunikasi dengan radio taktis. Watcher bisa digunakan untuk terhubung dengan radio High Frequency (HF), Very High Frequency (VHF), St@rmille, Flexnet dan F@snet Twin Software Define Radio.

Watcher yang compact dan ringan ini juga memungkinkan komunikasi lewat bluetooth sejauh 10 meter serta jaringan kabel. Segala kemampuan Watcher sangat membantu militer untuk berkomunikasi sehingga membantu mengambil keputusan yang tepat dan strategi serangan yang jitu.

"Dengan segala pengalaman kami dengan banyak tentara, kami menjadi sangat sensitif dengan kebutuhan inovasi untuk membantu tugas tentara, " terang Patrice Caine, Vice President Radio Communication Thales dalam siaran persnya, Kamis (10/11/2010). Ia juga mengatakan, "dengan Watcher, kami memberikan sesuatu yang baru yang memberikan banyak manfaat di medan perang, memungkinkan komunikasi level tinggi."

Thales adalah salah satu pemimpin dalam industri komunikasi pertahanan dengan pengalaman selama 70 tahun memproduksi sekitar 800.000 radio yang telah terjual di 43 negara. Thales menyediakan kebutuhan radio untuk semua platform, mulai armour vehicle, helikopter dan lain sebagainya.
[ Read More ]

India, negeri yang selama ini dikenal dengan film dan tariannya, ternyata juga handal dalam industri pertahanan. Negeri ini mampu menciptakan misil yang bisa mengalahkan missil-missil lain produksi negara maju.

"Missil Brahmos, itu nama misil produksi kami. Keunggulannya, misil kami merupakan missil supersonic tercepat di dunia sekaligus dengan akurasi yang tinggi. Kecepatannya bisa mencapai 1km/detik," kata Praveen Pathak, Addl GM (Marketing Promotion) Brahmos Aerospace, perusahaan yang memproduksi missil ini dalam pameran Indo Defence 2010 di Pekan Raya Jakarta, Jumat (12/11/2010).

Dibandingkan dengan misil subsonic yang dipasarkan saat ini, misil buatan India ini mampu bergerak lebih cepat 3 kali lipatnya. Selain itu, jarak tempuh yang bisa diraih juga bisa mencapai 2,5 - 3 kali lipat dari misil subsonic. Dan yang paling penting, daya hancur misil ini bisa mencapai 9 kali lipat dari misil subsonic populer dunia.

Pathak mengatakan, "Keunggulan lain dari misil ini adalah kemampuannya untuk diinstal dimana saja, mulai helicopter, pesawat, kapal hingga kapal selam." Selain itu, sistem kendali misil mampu melaksanakan Salvo Firing atau penembakan serentak, target Assignment atau penugasan target dan memastikan sekelompok target baik di darat maupun di laut. Salvo pada 9 proyektil dapat menembus dan menghancurkan kelompok kapal musuh terdiri dari tiga fregat dengan pertahanan anti misil modern.

Misil-misil yang akan diluncurkan diinstal di dalam alat luncur. Misil tersebut akan dikirim lengkap dengan daya pendorongnya di dalam Transportation and launch Conister (TLC). Misil versi udaranya dimodifikasi sehingga memiliki berat yang lebih ringan tetapi lebih kuat selama proses peluncuran.

Menurut Pathak, misil tercepat produksinya ini berbiaya murah jika dilihat dalam jangka panjang. "Harga misil pada awalnya mungkin tak jauh berbeda dengan misil lain. Tapi, biaya perawatan misil ini jauh lebih murah. Anda hanya perlu maintenance misil selama sekali dalam tiga tahun, berbeda dengan misil lain yang menuntut perawatan secara terus-menerus," kata Pathak.

Brahmos Aerospace yang memproduksi misil ini sendiri merupakan perusahaan joint venture antara Rusia dan India. Namun, seluruh pengembangan teknologi, proses produksi, tenaga kerja damn tempat produksi berasal dan dilakukan di India.

"Kami memilih Rusia karena mereka memiliki pengalaman dalam soal mesin, sementara kami memiliki pengalaman dalam soal sistem sehingga kami akan mampu memproduksi misil yang paling baik," kata Pathak. Joint Venture sendiri sudah dimulai pada tahun 1998 dan pada tahun 2005 berhasil meluncurkan produk ini.

Secara umum, misil ini unggul karena jarak tempuh yang jauh, garis lengkung arah peluru yang lebar, dilengkapi dengan anti pertahanan kapal perang serta energi kinetik yang terpasang yang membantu daya rusak kapal.
[ Read More ]

Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang terus berfluktuasi sejak tahun 2007 ini diakui masih belum mengkhawatirkan meski berstatus "Waspada". Suara gemuruh serta sinar api yang tampak di malam hari merupakan karakteristik letusan Gunung Anak Krakatau yang terbentuk pada tahun 1927 ini.
"Memang sering ada sinar api kalau di malam hari, yang terang itu adalah lava pijar. Kalau siang, kelihatannya awan gelap seperti hujan material," ucap Kepala Sub Bidang Pengamatan Gunung Api Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) Agus Budianto, Minggu (14/11/2010).
Ia menjelaskan bahwa Gunung Anak Krakatau memiliki tipe erupsi yang berbeda dengan Gunung Merapi di Yogyakarta yang sekarang sangat aktif tersebut. Letusan Anak Krakatau bersifat strombolian mengarah pada vulkanian. "Dinamakan strombolian karena sifat letusannya yang mirip dengan Gunung Stromboli di Italia. Anak Krakatau meletus secara eksplosif mengeluarkan lava pijar, ada semburan ke atas seperti kembang api," ungkap Agus.
Asap berwarna kelabu yang membubung di atas puncak Gunung Anak Krakatau juga mencapai ketinggian 100-1.000 meter. Pada tahun 80-90-an terdapat lelehan lava di anak gunung itu.
Namun, sejak tahun 2000 aliran lava tidak lagi muncul. Karakter anak gunung ini memang memiliki ketinggian asap maksimum 1.500 meter. Asap berwarna kelabu kehitaman tersebut menandakan terdapat material abu di dalamnya. Karakteristik erupsinya cenderung strombolian mengarah ke vulkanian. Saat menjadi vulkanian, ketinggian gumpalan asap maksimal sampai dengan 3.000 meter.
Sementara itu, Gunung Merapi memiliki karakter erupsi yang bersifat guguran atau lelehan (efusif) dan kini karakter erupsinya juga bersifat eksplosif.
Terkait dengan bunyi gemuruh yang bisa sampai terdengar ke Lampung dan Anyer, Banten, Agus menjelaskan bahwa hal tersebut memang dimungkinkan terjadi, terutama saat malam hari. Hal ini karena tekanan udara saat itu rendah. "Tapi yang bunyi itu suara letusannya, bukan dari lempengnya," ujar Agus.
Krakatau juga diperkirakan masih tetap akan terus beraktivitas seperti saat ini. "Memang sejak 2007, Anak Krakatau rajin meletus, terus mulai lagi pada 2009. Jadi ada interval letusannya. Semakin sering letusan-letusan kecil ini terjadi, kemungkinan letusan besar seperti di Merapi tipis karena energinya pelan-pelan dikeluarkan," ungkap Agus.
Adapun Gunung Anak Krakatau terbentuk seusai letusan hebat Gunung Krakatau tahun 1883 yang membuat dunia gelap dalam beberapa hari. Letusan hebat itu menyisakan kaldera atau kawah besar di Selat Sunda. Tepi kawahnya dikenal sebagai Pulau Rakata, Pulau Panjang, dan Pulau Sertung. Pada 1927 kemudian muncul anak dari Gunung Krakatau di kaldera tersebut.
Saat malam hari dan cuaca cerah, Gunung Anak Krakatau memang menyajikan pemandangan sangat indah dengan lontaran material pijarnya. Karena itu, banyak warga dan turis asing yang ingin menyaksikan pemandangan itu. "Letusan Anak Krakatau tidak perlu dikhawatirkan saat ini, yang bisa kita lakukan adalah menikmati pemandangan indah letusan kembang api yang tampak berpijar kalau malam hari," ucap Agus.
Meski demikian, dengan status "Waspada", jarak aman adalah 2 kilometer dari pusat letusan.

[ Read More ]

Letusan Gunung Anak Krakatau yang terjadi di Banten pada Minggu (14/11/2010) dini hari bukanlah suatu hal yang mengkhawatirkan karena suara dentuman itu merupakan hal wajar yang terjadi pada malam hari ketika tekanan udara rendah.
Demikian disampaikan Kepala Sub Bidang Pemantauan Kegunungapian Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) Agus Budianto, saat dihubungi Kompas.com, Minggu. "Anak Gunung Krakatau memang selalu berfluktuasi, kalau malam hari memang terdengar suara bergemuruh atau dentuman karena tekanan udara rendah," ucap Agus.
Aktivitas Gunung Anak Krakatau ini sempat mengagetkan warga Anyer, Banten, pada pukul 01.25 WIB. Saat itu tiba-tiba terdengar tiga kali suara letusan keras yang diduga berasal dari perut Gunung Anak Krakatau.
Terkait hal tersebut, Agus menjelaskan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena tidak ada peningkatan status. Status Gunung Anak Krakatau yang sejak 2007 aktif ini masih tetap "Waspada". "Wilayah aman masih tetap 2 kilometer dari pusat letusan, ini sangat jauh dari lalu lintas kapal sehingga lalu lintas kapal tidak terlalu berpengaruh," ujarnya.
Larangan ini, lanjut Agus, dikeluarkan agar masyarakat terhindar dari lemparan material vulkanik yang dikeluarkan gunung. Tercatat hingga tanggal 13 November 2010 pukul 00.00 WIB, pada Gunung Anak Krakatau terjadi 54 gempa vulkanik dalam, 219 gempa vulkanik dangkal, 133 gempa tremor letusan, 46 tremor harmonik, dan 41 gempa letusan.
"Secara visual ketinggian asap mencapai 100-1.000 meter dari puncaknya dengan warna putih kehitaman. Ini memang menunjukkan adanya aktivitas yang tinggi," ucap Agus.
Peningkatan aktivitas memang diakui terjadi meski tidak signifikan. Hal ini bisa terlihat dari gempa tremor letusan yang lebih tinggi dari hari sebelumnya yang mencapai 35 kali meningkat menjadi 41 kali pada Sabtu malam. "Bunyi letusan yang bisa didengar sampai Anyer itu memang wajar saja terjadi, terutama saat malam, meski keseringan tidak terdengar. Bisa juga terdengar ke Lampung itu semua tergantung tekanan udara dan arah angin," ungkap Agus.
[ Read More ]

Erupsi Merapi mengancam Candi Borobudur. Abu vulkanik setebal 2 centimeter yang mengandung sulfur berpotensi melapukkan candi yang dibangun Wangsa Syailendra itu.
Sejak erupsi pertama, Selasa 26 Oktober 2010, abu telah mengguyur candi Budha itu. Upaya penyelamatan pun dilakukan. Jumat pagi, 12 November 2010, tim mulai bekerja, mempersiapkan alat dan mulai menyingkirkan abu Merapi.

“Hingga pukul 16.00 WIB, kami telah membersihkan 16 stupa di lapisan paling atas,” kata Kepala Balai Konservasi Peninggalan Borobudur (BKPB), Marsis Sutopo ketika dihubungi VIVAnews, Jumat sore.

Stupa-stupa itu telah dibersihkan dari abu dan debu. Caranya, dengan disikat dan disapu. “Lalu, kami netralisasi sulfur atau belerang yang menempel di batu dengan natrium bikarbonat,” kata Marsis.

Bahan apa yang digunakan untuk netralisasi? “Itu yang sering dipakai ibu-ibu masak kue supaya mengembang. Soda kue,” jelas dia, tertawa.

Bahan sederhana yang mudah didapat itulah, yang  jadi ‘penyelamat’ Borobudur. “Kalau sulfur diketemukan dengan soda, akan menguap,” kata dia, menjelaskan proses kerja soda kue.

Setelah dinetralisasi, proses selanjutnya, adalah membungkus stupa-stupa dengan plastik, agar terlindungi dari hujan abu yang sewaktu-waktu bisa turun.
“Nanti, kalau keadaan Merapi normal, baru bungkusan stupa  kita buka, lalu dibersihkan dengan air. Air akan menyingkirkan sisa-sisa pasir dan debu, juga membersihkan soda kue,” tambah dia.

Dengan luasan dan tinggi Candi Borobudur, Marsis memperkirakan  butuh waktu sebulan untuk melakukan pembersihan. “Yang kita bersihkan itu yang langsung berhadapan dengan langit, seperti stupa dan lantai. Kalau relief kan tegak lurus masih ada pelindungnya,” tambah dia.

Bagaimana jika Borobudur dibiarkan tertutup abu? Kata Marsis ada dua risiko yang harus dihadapi.

Pertama, soal artistik. “Bayangkan candi sebesar itu ditutupi abu dan lumpur,” kata dia.
Kedua, abu Merapi mengandung sulfur yang bersifat asam. “Dalam pengukuran kami, derajat keasaman atau Ph 4-5, agak tinggi. Kalau dibiarkan menempel, batunya lama kelamaan akan mengalami pelapukan,” tambah dia.

Dan jangan lupa, Borobudur adalah warisan dunia yang diakui UNESCO. “Ada standar pemeliharaan yang digariskan UNESCO.  Tidak seperti membersihkan rumah kita yang kena abu, harus ada pertanggungjawaban ilmiah yang digariskan konvensi internasional,” kata dia.

Marsis mengakui, bukan kali ini saja Borobudur diselimuti debu. Dalam sejarah pengeloaan sebagai warisan dunia sejak 1991, Borobudur juga diselimuti abu letusan Merapi tahun 1996, 2006, dan 2010 ini.

“Tapi, yang paling berat ya sekarang ini. Dulu, abunya tipis, tak bersifat asam karena kadar sulfur tidak tinggi,” kata dia.

Hujan abu saat ini juga tidak disertai hujan deras yang menggelontor abu. Apalagi, tambah dia, kapan Merapi berhenti bergolak, tak pasti. Hujan abu terus mengguyur daerah Muntilan, juga Borobudur yang jaraknya sekitar 30 kilometer dari Merapi.

Pernah hilang?
Meski telah lama tegak menjulang, Borobudur masih menyimpan banyak misteri. Salah satunya, adalah pertanyaan besar yang belum terjawab, mengapa saat ditemukan candi itu dalam kondisi terkubur.

Sejumlah spekulasi berseliweran. Ada yang mengatakan, letusan Merapi pada 1006 telah menghancurkan kebudayaan Mataram Hindu di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, membendung aliran Sungai Progo, membentuk danau besar di Kedu Selatan, serta mengubur Candi Borobudur yang berjarak 30 kilometer dari Merapi.

Dalil ini diungkap Van Bemmelen dalam bukunya "The Geology of Indonesia" yang menyebutkan bahwa piroklastika Merapi pada letusan besar tahun 1006 telah menutupi danau Borobudur menjadi kering dan sekaligus menutupi candi ini hingga lenyap dari sejarah.

Apa yang diungkap Van Bemmelen mungkin terinspirasi tulisan W.O.J. Nieuwenkamp, seorang arsitek, pemahat, pelukis, etnolog  Belanda di Indonesia tahun 1933. Ia mengeluarkan hipotesis yang menggegerkan kalangan para sejarawan saat itu: bahwa Borobudur dulunya dibangun di tengah-tengah telaga seperti bunga teratai di tengah kolam. Hipotesisnya itu ditulisnya di majalah umum yang terbit di Belanda ”Het Boroboedoermeer” – Algemeen Handelsblaad, Deen Haag, 9 September 1933.

Namun, penelitian Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian Yogyakarta, Indonesia 2006 membantah hipotesis Borobudur tertimbun karena letusan Merapi.
Jika benar tertutupnya Borobudur akibat  letusan Gunung Merapi, mengapa tidak ditemukan sisa endapan yang mempunyai korelasi dengan endapan hasil letusan sekitar waktu tersebut. Letusan yang mengubur candi mestinya sangat besar, dan meninggalkan endapan yang seharusnya mudah ditemukan.

Apalagi berdasarkan Prasasti Prasasti Kalkuta di India yang berangka tahun 963 Saka (1041) atau  Prasasti Pucangan dinyatakan bahwa telah terjadi bencana besar (pralaya) pada tahun 928 Saka (tahun 1006) akibat serangan Raja Wurawari dari Lwaram terhadap Kerajaan Mataram Hindu.

Berdasarkan catatan sejarah, “pralaya” yang disebut dalam Prasasti Pucangan tidak pernah terjadi pada tahun 1006, tetapi 1016 atau tahun 1017. Dan itu akibat serangan, bukan letusan Merapi.

Namun, apapun penyebab lenyapnya Borobudur, kita berutang banyak pada Sir Thomas Stamford Raffles, Gubernur Jenderal Britania Raya di Jawa.
Pada 1814, ia yang mendengar ada temuan benda purbakala di Desa Borobudur. Raffles kemudian memerintahkan ilmuwan, H.C Cornelius untuk menyelidiki lokasi penemuan, yang saat itu berupa bukit yang dipenuhi semak belukar.

Kerja Raffles kemudian diteruskan Pemerintah Hindia Belanda yang pada tahun 1907 menunjuk Theodoor van Erp memimpin pemugaran hingga tahun 1911. Melalui proses panjang, Borobudur yang dulu terbenam, bisa menatap Matahari dan berdiri tegak hingga kini.
[ Read More ]

Udang tertua di dunia ditemukan bukan di daerah pesisir pantai atau dekat laut. Melainkan di daratan Oklahoma, Amerika Serikat.

Seperti dilansir FOXnews, 12 November 2010, peneliti telah mempelajari sedikit potongan dari hewan dari zaman yang dipercaya sudah terawetkan sejak 360 juta tahun lalu.

Udang itu ditemukan dalam kondisi yang sangat baik, meski beberapa bagian otot-ototnya sudah diawetkan. Rodney Feldman, profesor dari Kent State University, Ohio menjelaskan mengapa hewan laut itu bisa berada di kawasan daratan Oklahoma. Karena pada masanya, kota Oklahoma merupakan sebuah hamparan laut.

"Udang itu hidup saat Oklahoma dan beberapa daerah di utara Amerika lainnya masih berupa lautan," kata Feldmann kepada FOXnews.com. Posisi Oklahoma saat itu diperkirakan sangat jauh dari permukaan laut. Bahkan, Oklahoma diprediksi merupakan salah satu bagian dari laut dalam.

Badan Geografi Amerika menyebut jutaan tahun lalu ada sebuah benua kecil bernama Laramida. Benua ini membanjiri area Amerika Utara dan mengisolasi kawasan timur dan barat negara itu selama jutaan tahun. Kondisi ini berlangsung pada masa periode akhir zaman kapur.

"Sebelumnya, udang tertua di dunia yang ditemukan berasal dari Madigascar," kata Feldmann. Fosil udang ini memiliki panjang sekitar 3 inchi. Ditemukan oleh peneliti dari Ohio University.

Hewan udang memiliki karakter hidup di dasar perairan. Kondisi arus yang tidak deras membuat kecil kemungkinan tubuhnya akan hancur.
[ Read More ]

Tinggal kekuatan hati yang dipersiapkan Sukartinah Ahruzar, 69 tahun, untuk menghadapi ancaman pengusiran dari rumahnya sendiri di Jalan Blitar Nomor 3, di belakang Taman Menteng, Jakarta Pusat.

Sukartinah bukan sembarang nenek. Menurut pengakuannya, dia adalah cicit Pangeran Diponegoro. Garis darah dengan pahlawan nasional yang dikagumi itu, kata Sukartinah, bersumber dari garis ayahnya, Raden Soekardjono Rekso Soeprodjo, dan kakeknya, Raden Dipodilogo.

Adalah Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) yang mengklaim rumah yang ditempati Sukartinah sebagai milik mereka. Sengketa berawal pada tahun 1987 dan PPI pun melayangkan gugatan atas rumah dan tanah yang telah ditempati Sukartinah sejak berpuluh-puluh tahun itu.

Surat tanah yang dimiliki Sukartinah dianggap tidak sah. PPI beralasan surat keterangan pembelian rumah di tahun 1952 atas nama ayah Sukartinah, Rd. Soekardjono, tidak sah karena perusahaan Belanda "NV Lettergieterij Amsterdam" tidak lagi berhak menerbitkan surat setelah perusahaan tersebut dinasionalisasi.

Sengketa pun berlanjut ke pengadilan hingga Mahkamah Agung. Hasilnya, majelis hakim MA mengabulkan permohonan kasasi PT PPI per tanggal 14 September 2009.

"Rumah saya sudah dalam proses lelang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," kata Sukartinah, pasrah. Harga buka sudah ditetapkan senilai Rp8,5 miliar.

Sukartinah berkisah, kepemilikan rumah seluas 860 meter persegi ini bermula saat ayahnya bekerja di perusahaan Belanda itu. Karena sudah lama bekerja, Rd. Soekardjono diberi kesempatan untuk membelinya, dengan cara mencicil Rp10 ribu sebulan, antara 1952-1957.

"Rumah ini dibeli bapak saya dari perusahaan Belanda, Lettergieterij Amsterdam, tempat bapak saya bekerja. Ada surat tanah dan tanda terimanya," ujar Sukartinah.

Pada tahun 1957 perusahaan Belanda tersebut dinasionalisasi dan lalu berganti nama menjadi Perusahaan Perdagangan Indonesia.

Kursi roda
Sukartinah kini tinggal seorang diri di rumah seluas 860 meter persegi itu. Anak putri semata wayangnya, Syahnara Mahruza, 38 tahun, memilih tinggal dan bekerja di Hong Kong. Suaminya, Mahruzar telah meninggal sejak beberapa tahun lalu. Empat saudara kandung Sukartinah juga memilih tinggal di luar Jakarta.

Walaupun lumpuh sejak dua tahun lalu, Sukartinah tidak mau menggantungkan hidup pada orang lain. Meski hidup di atas kursi roda, dia tetap berusaha hidup mandiri. Semua dia lakukan sendiri, seperti ke pasar atau mengambil uang ke bank. "Sudah terbiasa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Belanja pakai kursi roda," ujar Sukartinah, saat ditemui VIVAnews.com di rumahnya, Jumat 12 November 2010.

Demi menyambung hidup, ia menyewakan halaman rumahnya untuk penitipan gerobak pedagang keliling. Hasilnya ia gunakan untuk membayar listrik dan kebutuhan hidup lain. Sang suami tak meninggalkan uang pensiun. "Gini-gini, saya anak Menteng," ujarnya sambil tertawa.

Sukartinah telah tinggal selama 64 tahun lalu di rumah itu, sejak dia berusia lima tahun. Menurut dia, rumah itu sudah dilunasi ayahnya. Tanda bukti pembelian dan surat tanah semua lengkap ia simpan. Pelunasan pun dilakukan sebelum perusahaan Belanda itu dinasionalisasi. Sebagai pemilik rumah, dia selalu runtin membayar pajak bumi dan bangunan. Makanya, dia heran kenapa tiba-tiba rumah warisan orangtuanya ini tiba-tiba diakui pihak lain.

"Akan saya perjuangkan rumah peninggalan ini, meski dengan keterbatasan saya," ujar Sukartinah, dengan nada tegas.

PPI hingga kini belum dapat dimintai penjelasannya. Saat dihubungi wartawan VIVAnews.com, Cindy staf legal PPI hanya menyatakan, "Tidak ada yang bisa kasih pejelasan. Pimpinan kami sedang keluar kota. Kembali hari Senin."

Sementara itu, Suryati Ananda (60) yang pernah mendampingi Sukartinah selama enam tahun untuk mengurus perkara ini juga mengaku kaget dengan upaya lelang eksekusi yang akan dilakukan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Menurutnya, lelang itu tidak berdasar. Pada persidangan perdata di pengadilan yang sama, Sukartinah dinyatakan menang. Tapi di Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung kliennya dikalahkan. "Bagaimana bisa, tiba-tiba kami kalah PT dan MA," ujarnya.

Suryati telah meminta kepada pengadilan untuk menunda eksekusi selama satu bulan. Entahlah hasilnya.

Sementara Pangeran Diponegoro telah dengan gagah-berani mengusir penjajah dari negeri ini, cicitnya kini harus terusir dari tanah yang telah puluhan tahun dia tempati.
[ Read More ]

Donald Mackenzie, salah satu peneliti pencari Bahtera Nuh hilang. Mackenzie sedang menjalani misi seorang diri mencari lokasi terakhir Bahtera yang dalam sejarah dibangun dalam waktu 40 hari dan 40 malam dalam kondisi hujan.

Seperti dilansir news.gather.com, keluarga kehilangan kontak sejak sekitar dua bulan lalu, tepatnya 20 September 2010. Lokasi terakhir, Mackenzie berada di Gunung Ararat, wilayah timur Turki.

Ini bukanlah perjalanan pertama ke lokasi yang dipercaya terdapat perahu raksasa Nabi Nuh bagi peneliti asal Skotlandia itu. Peneliti berusia 40 tahun yang tidak menikah ini meyakini bahwa perahu yang luar biasa itu berada di pegunungan Ararat.

Keluarga baru sadar setelah pada pertemuan peneliti terakhir di Turki, Mackenzie tidak hadir. Tidak ada yang bisa mengonfirmasi ketidakhadiran sang peneliti. Keluarga di Skotlandia pun mengirimkan surat elektronik. Tetapi tidak ada satupun yang dibalas.

Sang ibu yang juga seorang penyanyi, Maggie Jean, meyakini putranya itu selamat dan sukses menemukan Bahtera Nuh. Dia khawatir putranya terluka.

Mackenzie seharusnya mengeksplorasi di wilayah timur Turki, tepatnya di Gunung Ararat. Kontak terakhirnya adalah dengan saudaranya pada 20 September 2010. Perjalanan ini pun bukan untuk pertama kalinya.

Menurut AoLnews.com, Mackenzie berada di lokasi itu karena keyakinannya pada Kejadian Kitab Perjanjian Lama. Dalam kitab disebut Nuh membangun Bahtera agar bisa menyelamatkan keluarganya dan hewan di dunia dari banjir dahsyat.

Ketika air datang, mereka naik sampai semua gunung-gunung ditutupi dan semua kehidupan hancur. Ketika air akhirnya surut, bahtera dikatakan telah datang untuk beristirahat "di pegunungan Ararat."

Pengembaraan terakhir Mackenzie itu di pegunungan Ararat atas permintaan tim eksplorasi dari China dan Turki. Tim eksplorasi ini mengklaim telah berhasil menggali dan masuk ke dalam bangunan struktur kayu milik Bahtera Nuh. Hingga kini tidak ada catatan temuan orang yang berciri mirip Mackenzie. Interpol dan polisi setempat juga belum mendapatkan informasi terkini.
[ Read More ]

Lima waralaba dari tiga negara menjajaki pasar franchise di Indonesia. Tiga negara itu adalah Korea, Singapura, dan Malaysia.

Waralaba dari Korea adalah Korea Trade (Kotra) dan Bop Pop by Dely Majo, sedangkan Singapura adalah SMB Global (konsultan pemasaran dan periklanan) dan Sports (peralatan kebugaran dan olah raga). Selanjutnya, waralaba dari Malaysia adalah Mari-Mari Ice Cream.

Sementara itu, berbagai jenis usaha franchise seperti food and beverages masih mendominasi sebesar 50 persen pada ajang pameran bisnis waralaba yang digelar di Jakarta Convention Centre (JCC) Indonesia. Selebihnya adalah bisnis kecantikan, kesehatan, ritel, pendidikan, hingga otomotif.

"Tahun ini berbeda dari sebelumnya karena menampilkan waralaba asing," kata Ella Haryanto, manajer komunikasi, Panorama Convex sebagai event organizer di Jakarta Minggu, 14 November 2010.

Ella menjelaskan, bagi masyarakat yang berminat menerjuni bisnis waralaba, penyelenggara juga menghadirkan IB Perbankan Syariah, guna menawarkan pembiayaan dengan mengedepankan prinsip syariah. Bank-bank syariah itu akan menawarkan sejumlah dana untuk pembiayaan usaha kepada para calon pengusaha waralaba yang kesulitan atau kekurangan modal.

"Kami targetkan pengunjung lebih dari 20.000 orang. Hingga kemarin animo masyarakat mencapai 14.000 orang," ujar dia.

Upaya mengembangkan bisnis waralaba itu, menurut Ella, juga ditopang Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan Kementerian Perdagangan. "Kami harapkan ini dapat menjadi barometer perkembangan industri waralaba di Indonesia," tuturnya.
[ Read More ]

Hari bebas kendaraan (car free day) di Jakarta hari ini, Minggu, 14 November 2010, berlangsung seru. Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya menyelenggarakan aksi “Satu Juta Tanda Tangan Peduli Keselamatan Lalu Lintas” di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.

"Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas. Kami concern pada aksi peduli keselamatan," kata Kepala Dirlantas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar, Royke Lumowa.

Royke berharap masyarakat menerjemahkan aksi ini sebagai usaha bersama-sama dalam menciptakan lalu lintas yang tertib dan aman bagi semua orang.

Dia juga mengingatkan kepada masyarakat, khususnya pengguna kendaraan, bahwa jumlah kasus kecelakaan lalu lintas di jalan raya di Jakarta masih tinggi, sehingga dibutuhkan kepedulian bersama.

Pada 2005, korban meninggal akibat kecelakaan di Ibukota mencapai 1.118 jiwa, sedangkan 2006 mencapai 1.128 jiwa, 2007 (999 jiwa), 2008 (1.169 jiwa), dan 2009 mencapai 1.071.

“Satu Juta Tanda Tangan Peduli Keselamatan Lalu Lintas” mendapat sambutan hangat dari anggota masyarakat yang ikut memeriahkan acara hari bebas kendaraan itu.

Mereka yang datang ke area bebas kendaraan dengan semangat membubuhkan tanda tangan ke belasan spanduk yang masing-masing berukuran 10x4 meter.

Selain menggelar aksi tanda tangan, pada saat bersamaan Dirlantas Polda Metro Jaya juga menyelenggarakan Art For Care, yakni pagelaran musik dan lomba membuat karikatur serta melukis.

Nantinya hasil lomba akan dilelang. Hasilnya akan dikumpulkan dan disumbangkan untuk korban bencana alam di Merapi, Mentawai, dan Wasior.
[ Read More ]

  Enam hari sebelum wafat, sejarawan Des Alwi sudah memberikan tanda-tanda akan pergi. Cucu Des, Farhas, mengingat hari-hari jelang ulang tahun ke-84 tahun kakeknya itu.
"Malam itu dia bolak balik, dari tempat tidur, kursi roda, tempat tidur, kursi roda. Dia sempat bilang: Saya mau pulang dari rumah sakit, saya mati nanti di hari Jumat," kata Farhas mengulang perkataan kakeknya saat ditemui di rumah duka, Jumat 12 November 2010.
Des Alwi wafat Jumat subuh tadi dan meninggalkan empat anak dan enam cucu. Rabu lalu, lanjut Farhas, kakeknya sempat mau kabur dari rumah sakit sambil membawa selang infusan. Untungnya, seorang suster memergoki dia tengah memencet tombol lift. Saat ditanya mau kemana, Des menjawab enteng,"Mau ke Surabaya, upacara hari Pahlawan."
Lalu, keesokan harinya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat menelepon Des Alwi untuk menanyakan kabar. Dalam perbincangan itu, Des Alwi kembali melontarkan soal kematian. "Saya habis ini  (meninggal)."
Semula, Alwi akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Namun, kata Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Des Alwi sempat menyatakan permintaan terakhir untuk dimakamkan di kampung halaman, Banda Naira, Maluku.
Des Alwi merupakan peraih Bintang Pejuang 45, Bintang Pejuang 50 dan Bintang Mahaputra Pratama 2000
[ Read More ]

Sejumlah ahli paleontologi, atau disebut pula dengan ahli fosil, baru-baru ini mengidentifikasi embrio dinosaurus tertua di dunia. Hal itu dipaparkan di Journal of Vertebrate Paleontology.
Embrio yang jumlahnya lebih dari satu itu, ditemukan dalam telurnya dan masih terawat dengan baik. Diperkirakan usianya sesuai dengan jaman di mana dinosaurus masih berkeliaran, sekitar 190 juta tahun yang lampau.
Peneliti mengatakan, sampai saat ini, embrio tersebut adalah embrio tertua untuk vertebrata darat. Lalu, dinosaurus jenis apa yang memiliki embrio tertua itu?
Massospondylus, salah satu leluhur raksasa dari kelompok prosauropod, dinosaurus pemakan tumbuh-tumbuhan. Cukup mudah mengenali Sauropoda. Ia mempunyai empat kaki, berleher dan berekor panjang.
Profesor Robert Reisz dari University of Toronto Mississauga bersama beberapa rekannya adalah sang penemu embrio. Mereka menemukannya saat tengah menganalisis fosil telur yang ditemukan di Afrika Selatan. Ketika itu, Asisten Reisz, Diane Scott, langsung mengamatinya dengan mikroskop berkemampuan tinggi yang dikompilasi dengan ilustrasi.
"Saya yakin tidak ada orang lain yang melakukan pekerjaan ini sebelumnya," kata Reisz. Embrio yang ditemukan timnya masih terjaga baik dan memiliki rekonstruksi kerangka secara lengkap beserta anatominya secara rinci.
Dari temuan tersebut, embrio Massospandylus diketahui memiliki panjang nyaris delapan inci, berkaki empat, leher relatif panjang, besar kepalanya tak proporsional. Sebaliknya, fosil Massospandylus dewasa mempunyai panjang 16,5 kaki, kepalanya relatif kecil, berleher panjang, kemungkinan berjalan hanya dengan dua kakinya.
Dengan temuan ini, dapat disimpulkan sementara bahwa ketika embrio tersebut dewasa, leher dan tulang belakangnya tumbuh sangat cepat dibandingkan tungkai depan dan kepala mereka.
"Proyek ini membuka jendela baru tentang sejarah awal dan evolusi dinosaurus," ujar Reisz. "Prosauropod adalah dinosaurus pertama yang memiliki keanekaragaman secara luas. Mereka juga menjadi kelompok yang mudah tersebar, sehingga biologi mereka sangat menarik untuk diteliti karena mewakili awal kehidupan dinosaurus di jaman purba," kata tandasnya. (MSNBC)
[ Read More ]